Demi meningkatkan gairah olahraga futsal serta mempererat persatuan dan kesatuan, panitia yang tergabung dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2018 Kabupaten Purworejo menggelar pertandingan futsal yang bertajuk Turnamen Futsal HKN 2018 di lapangan Waka Waka Purworejo. Adapun peserta pertandingan adalah dari institusi kesehatan di wilayah Purworejo. Sedikitnya 16 Tim yang ikut perpartisipasi dalam acara tersebut dan Akper Pemkab Purworejo sendiri menurunkan 2 Tim, yaitu Akper A dan Akper B. Panitia pelaksana yaitu DKK Kabupaten Purworejo menyediakan tropi dan uang pembinaan sebagai hadiah untuk juara 1,2 dan 3.

 

Turnamen yang digelar selama satu hari itu diawali dengan upacara pembukaan oleh ketua Panitia. Dilanjutkan dengan pertandingan pertama yang mempertemukan Tim Akper A melawan Tim RS Aisyah Purworejo yang dimenangkan oleh Tim RS Aisyah Purworejo dengan skor 2-1.

Dilapangan lain Tim Akper B menang WO atas lawannya yaitu Tim Puskesmas Loano dan melaju ke babak 8 besar untuk menghadapi Tim RS Amanah Umat.

Setelah melewati 10menit x2 waktu normal dengan hasil imbang, akhirnya pemenang harus ditentukan dengan adu pinalty dengan hasil 2-1 untuk keunggulan Tim Akper B dan melaju ke babak semifinal melawan Tim RSUD Purworejo B.

 

Di semifinal Tim Akper B bermain lebih disiplin dan efektif. Akhirnya bisa mengatasi Tim RSUD Purworejo B dengan skor 2-0 dan memastikan satu tempat di Final yang akan berhadapan dengan Tim RS Budi Sehat.

Pertandingan sangat menarik ditampilkan oleh kedua Tim di Final. Terjadi 5 gol dalam memperebutkan titel juara 1-2 itu. Dan keluar sebagai juara 1 adalah Tim Akper B dengan memasukkan 3 gol berbalas 2 oleh Tim Budi Sehat.

 

Panitia mengapresiasi penuh kepada semua peserta yang telah mengikuti pertandingan dengan Fair Play, ketua panitia juga menyebut perihal tersedinya lapangan futsal dari Pemkab Purworejo menjadi catatan tersendiri bagi para pegiat olahraga khususnya futsal. Salah satu pemain dari Tim Akper B, Tri Agus Saputra juga mengungkapkan hal yang senada “Kami para pecinta futsal Purworejo harus rela merogoh kocek ratusan ribu rupiah setiap kali hendak bermain futsal,” terangnya. Kedepan, mengharapkan tindakan pemerintah secara serius dan nyata dalam mewadahi para pecinta olahraga khususnya futsal. “Kami berharap dapat dukungan penuh dari pemerintah untuk mengupayakan hal tersebut. Karena kita benar-benar butuh sarana dan prasarana olahraga yang memadai terutama futsal,” pungkasnya.