Akper Pemkab Purworejo Teken MoU dengan Englishopedia

Untuk meningkatkan kemampuan mahasiswanya dalam berbahasa Inggris, Akper Pemkab Purworejo menandatangani naskah kerjasama (MoU) dengan Englishopedia, sebuah lembaga pendidikan bahasa Inggris dari Yogyakarta.

Penandatanganan MoU ini dilakukan Selasa (01/12/2020) di Purworejo. Dari Akper Pemkab Purworejo diwakili oleh Wahidin, S.Kep, Ns, M.Kes selaku direktur, dan dari Englishopedia diwakili Mr Yono, juga selaku direktur.

Usai penandatanganan MoU, Wahidin menjelaskan, sebelum dilakukan kerjasama, kedua belah pihak sudah melakukan penjajakan terlebih dahulu.

Penjajakan itu dilakukan dalam bentuk pembelajaran bahasa Inggris setiap minggunya, pada Selasa dan Rabu. Dari pihak Englishopedia selalu menyertakan sukarelawan asing (bule), sehingga mahasiswa bisa berinteraksi secara langsung menggunakan bahasa Inggris.

“Kerjasama ini untuk mendukung visi Akper Pemkab Purworejo yang berdaya saing global, terkait dengan pengembangan bahasa,” jelas Wahidin.

Dilakukannya MoU, menurut Wahidin, karena melihat perkembangan yang begitu cepat. Dengan program Englishopedia, sangat bagus, karena MoU ini tidak hanya pada pembelajaran di Akper Pemkab Purworejo saja, tapi memang untuk alumni, yang nanti mau bekerja ke luar negeri.

“Kita suport para alumni ini dengan free, belajar 3 bulan di Englishopedia, Jogja. Jika alumni yang berminat banyak, pelatihan bisa dilakukan di Akper Pemkab Purworejo,” ungkap Wahidin.

Meski begitu, kata Wahidin, tidak menutup kemungkinan, jika memang ada dari institusi lain, misal ingin mendapatkan belajar bahasa Inggris untuk berangkat ke luar negeri, pihaknya siap memfasilitasi.

Untuk pembelajaran di kampus, kata Wahidin, sudah berjalan. Dengan MoU, lebih difokuskan untuk alumni. Selanjutnya, akan dikalkulasikan, alumni yang siap berangkat ke luar negeri, untuk dikirim ke Jogja.

“Dengan MoU ini, alumni Akper Pemkab Purworejo akan memiliki daya saing dengan alumni dari perguruan tinggi lainnya. MoU ini juga sangat mendukung akreditasi, yang dilakukan tanggal 25-26 Nopember kemarin,” kata Wahidin.

Dijelaskan pula oleh Mr Yono, lembaga yang dipimpinnya itu fokusnya ke sosial. Saat ini, yang diperlukan tidak hanya mahasiswa, tapi juga untuk kapal pesiar, perawat dan bidan.

Dia juga berharap, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari misi sosialnya, terutama untuk para calon tenaga kerja Indonesia ke luar negeri. Menurutnya, peluang kerja ke luar negeri sangat besar, tapi terkendala bahasa Inggris.

“Dengan kerjasama ini, mudah-mudahan bisa membantu secara langsung ke alumni Akper Pemkab Purworejo, secara tidak langsung ke calon TKI (perawat, bidan),” kata Mr Yono, yang didampingi Mrs Paulina, salah satu sukarelawan dari Rusia. (Jon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *